Super Lean Combustion Genio 110 dan ZX25R

Rahmatyayablog.com – Honda Genio ini nyaris seluruh life cyclenya adalah Inertial Torque (daya plintir-bandul ayun)…
Seakan pabrik mau berkata bahwa dia 90 persen inertial torque dan 10 persen adalah combution torque (Daya plintir-pembakaran dalam).

Jadi saya tebak dia kruk as berat. dan ada roda gila besar. mungkin magnetnya besar dan berat.
Dia energi aktivasinya besar dalam artian bakal dikasih motor elektrik starter yang lebih kuat. baterai juga harus kuat.

Inti Konsep Super Lean – Cold Engine

jadi AFR super lean (Sangat sangat irit) malah bikin cold engine (mesin terlalu dingin) makanya malah dikasih kompresi 10:1 untuk sebuah mesin air cooled (non radiator). Karena kompresi tinggi mesin cepat panas, bisa dapat suhu temperatur optimal. Pun biasanya kalau pendingin udara (non radiator) gak berani pasang kompresi 10:1, khawatir mudah overheat.


Klop kan…mereka sudah penelitian

https://www.youtube.com/watch?v=67q3wWOKPTc

Dalil dan Asal Usulnya

Jadi manusia menyadari ada anomali alam.
Kalau seting irit (lean) mesin super cepat panas (rapid heat). Nah dilalah kalau super lean malah dingin…
aneh ya…?
dia sebenarnya kembali ke konsep vapour carburator. Tom Ogle itu saat menganut vapour, dia menemukan masalah, yaitu terbentuk bunga es lho di saluran bbmnya

Tom Ogle penemu vapour carburetor
Jadi super lean bbm itu gas fluidanya beraksi seperti freon dalam kulkas

Berikut Vapour Carburetor buatan netizen. Dia otomatis menciptakan super lean combution-cold engine



Tipe Mesin4 – Langkah, SOHC, eSP
Sistem Suplai Bahan BakarPGM – FI ( Programmed Fuel Injection )
Diameter X Langkah47,0 x 63,1 mm
Tipe TranmisiAutomatic, V-Matic
Rasio Kompresi10,0 : 1
Daya Maksimum6,6 kW ( 9,0 PS ) / 7.500 rpm
Torsi Maksimum9,3 Nm ( 0,95 kgf.m ) / 5.500 rpm
Tipe StarterElektrik dan Kick Starter
Tipe KoplingAutomatic Centrifugal Clutch Dry Type

Pada kawasaki ZX25R 4 Silinder

Dia berani bikin karena sudah riset “super lean combution engine” jadi ada mode ekonomis yang bisa bikin kira kira 30 km/liter. (hanya super duper sedikit inisiasi “combution torque”, yang berperan melanggengkan gerak adalah “inertial torque”).
4 conrod di 4 silinder cukup membuat inertial torque menjadi besar.
Combution Torque: Inertial Torque di setiap mode

  1. Economic 20:80
  2. Cruising/Touring 30:70
  3. Sport 40:60
  4. Race 50:50

Sebuah mesin dengan inertial torque besar, adalah sangat liar. oleh sebab itu walau mesin kecil dia butuh “Traction Control”…
jadi jangan menghina dia karna menggunakan kontrol traksi untuk mesin kecil…itu terpaksa disematkan karna mengusung Super Lean tadi

*Artikel ini tidak dipasangi iklan. Namun jika ada yang berkenan menyumbang untuk pengembangan website, bisa transfer ke Bank Jatim No Rek 0136057031 an Rahmat Hidayat.

https://www.msn.com/id-id/otomotif/berita/ini-spek-lengkap-honda-genio-long-stroke-dan-kompresi-tinggi-bikin-irit-bbm/ar-AADdPlG

Author: admin

Sanguinis

2 thoughts on “Super Lean Combustion Genio 110 dan ZX25R

  1. Sy sdh coba honda genio memang irit banget.tp yg ane kawatirkan buat perjalanan long distance apalagi siang hari pas panas2 nya apa nda over heat secara kpasitas oli mesi cm 650ml tambah lgi oli A*M M*X 2 dg kualitas buruk juga.apa nda jebol itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *